KENANG PALING SEJARAH

Wajah-wajah berupa kamu terbayang
Riak-riak perihal janjimu kala itu—terngiang
Hingga waktu tiba di persimpangan sunyi
Tetap kamu yang meliputi.

Aku hendak berbisik kepada risau
Yang tiba-tiba datang memenuhi dadaku
Bilakah habis cerita tentangmu
Agar rindu tak lagi bertamu?

Aku ingin menyulam kisah baru
Bersama sosok yang bukan lagi kamu
Barangkali bahagia lebih sepakat di lain pintu
Maka, rela harus andil melepasmu

Namun, jejakmu masih saja menggenang di kalbu
Bahkan ketika musim hujan telah lalu
Kubiarkan ia sebagai kenang paling sejarah
Di antara kisah-kisah lama yang buatku resah

Sulfiani, mahasiswi semester 2 Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Negeri Makassar (UNM) yang kini berusia 19 tahun dan memiliki minat besar dalam dunia literasi. Selain menulis, dia juga aktif di media sosial, khususnya di Instagram dengan akun @itsmesulfii_06 dan di Facebook dengan nama ITSMESULFIL.