Menebak Bintang

Bintang yang meredup itu malu untuk keluar di malam hari

Mungkinkah dirinya sudah tidak sempurna?
Mungkinkah dia tidak menyadari jika langit Mendambakan dirinya?
Ataukah ada rahasia yang dia sembunyikan?

Malam demi malam dia bersembunyi dibalik terangnya sinar bulan, mencoba untuk mencari perlindungan dari perasaan yang menyelimuti cahayanya sendiri.

Tidakkah dia tau jika langit sudah tidak cantik tanpa kehadirannya?
Rasi bintang tidak lengkap karena kehilangan dirinya.

Bulan pun mencoba untuk memberikan setengah dari dirinya, sehingga bintang redup itu bisa memperlihatkan kecantikannya…tapi, apakah bintang itu tau pengorbanan yang tersisa untuknya?

Dimas Tegar Ruzika Reubun, yang saat ini masih Mahasiswa Aktif Program Studi Business English Communication (BEC) FBS UNM. Usianya sudah menginjak 21 Tahun dan masih memiliki sedikit kebiasaan untuk menuangkan perasaan ke dalam puisi yang tak pernah terpublikasi. Selain menulis puisi, dia juga aktif di dunia kelembagaan, tapi jarang aktif kalau kerja tugas kuliah.