Makassar, Estetika — Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Bahasa Inggris Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar kegiatan Nonton Bareng (Nobar) dan Diskusi Film di Panggung Lentera, Jumat (1/8).
Mengangkat tema “RASA: Refleksi Masa,” kegiatan ini dirancang untuk membangun kesadaran historis sekaligus mendorong mahasiswa berpikir kritis terhadap perjuangan kemerdekaan.
Film tersebut menyoroti perjuangan tokoh-tokoh proklamator seperti Soekarno dan Hatta, serta rakyat Indonesia, dalam merebut kemerdekaan dari tangan penjajah.

Suasana saat berlangsungnya Nobar Film Soekarno (2013) di Panggung Lentera, Fakultas Bahasa dan Sastra UNM, Jumat (1/8). Foto: Riska/Estetikapers.
Ketua Umum HMJ Bahasa Inggris, Muh. Agus Fikram, menilai film tersebut menyampaikan pesan kuat mengenai beratnya perjuangan yang telah dilalui orang-orang terdahulu bangsa Indonesia.
“Kemerdekaan tidak diraih dengan mudah, banyak pertumpahan darah yang terjadi, kita patut bersyukur bisa menikmati hidup tanpa harus memegang bambu runcing seperti dahulu,” katanya.
Salah seorang peserta diskusi, Farid, menuturkan bahwa film tersebut mengajarkan tentang pentingnya aksi nyata dalam mencapai tujuan.
Dia menyebut bahwa niat yang baik tidak cukup tanpa konsistensi dan keberanian dalam mewujudkannya.
“Keberhasilan bukan hanya soal niat, tetapi bagaimana niat itu diwujudkan dalam aksi nyata,” tuturnya.
Di sisi lain, Yusri Yusuf, menegaskan bahwa penilaian terhadap tokoh sejarah seharusnya dilakukan secara menyeluruh, dengan mempertimbangkan sisi kemanusiaan dan kontribusinya, bukan semata-mata berfokus pada kekurangannya.
“Jangan hanya fokus pada kekurangan pribadi seorang tokoh saja, ambil sisi kemanusiaannya dan jadikan pelajaran positif untuk masa depan,” kata Anggota HMJ tersebut.
Reporter: Adhe Utami Lestari