Makassar, Estetika – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Association of English Education (ACCESS) Himpunan Mahsiswa Jurusan (HMJ) Bahasa Inggris Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) mengadakan Diskusi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) untuk Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PSPBI) via Zoom, Sabtu (3/7).

Diskusi yang bertujuan untuk membahas serba-serbi MBKM ini menghadirkan Ketua Prodi (Kaprodi) Pendidikan Bahasa Inggris, Chairil Anwar Korompot dan diikuti oleh 56 peserta.

Suasana saat berlangsungnya Diskusi MBKM pada PSPBI via Zoom, Sabtu (3/7). Foto: Tangkapan Layar/Estetikapers.

Kaprodi PBI, Chairil Anwar Korompot, mengungkapkan bahwa mahasiswa yang ingin mengikuti MBKM harus mendapat izin dari beberapa pihak.

“Mahasiswa semester tiga yang ingin mengikuti MBKM baik yang dilaksanakan oleh UNM harus mendapat izin dari beberapa pihak, yaitu Pembimbing Akademik (PA), Kaprodi, dan pihak ketiga yakni Komite Penilai Akademik Prodi (KPAP). Selain itu, KPAP juga bertanggung jawab dalam proses konversi nilai Satuan Kredit Semester (SKS),” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan adanya implikasi MBKM dalam revisi kurikulum 2020 di PSPBI.

“Kami telah melakukan revisi kurikulum dalam pelaksanaan MBKM, yaitu kurikulum mahasiswa angkatan 2020 yang direvisi sebanyak dua kali, yakni pada tahun 2020 jumlah SKS sebanyak 147 kemudian direvisi ulang di tahun 2021 menjadi 146 SKS, perubahan jumlah SKS di setiap semester juga diubah, dan terdapat perubahan istilah seperti Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) menjadi Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP),” jelasnya.

Di sisi lain, Ketua Umum HMJ Bahasa Inggris, Ahmad Faizal, menuturkan tanggapannya mengenai diskusi ini.

“Kegiatan seperti ini bagus dan bermanfaat untuk mahasiswa. Apalagi membahas tentang sosialisasi program pendidikan seperti MBKM dan perubahan kurikulum yg sangat penting. Saya pikir di sini fungsi pimpinan kampus khususnya ketua program studi dan HMPSnya agar bisa bersinergi dengan lembaga. Supaya kedepannya mahasiswa bisa melihat bahwa keduanya punya kedudukan yang berkesinambungan. Pertemuan dan sinergisitas seperti ini yang kami cari dari kemarin karena selama ini kurang di program studi lain di Bahasa Inggris. Semoga prodi pendidikan bisa menjadi contoh di prodi yang lain khusunya di Bahasa Inggris,” tuturnya.

Reporter: AM 1 & AM 3 Estetika