Parangtambung, Estetika – Sebanyak empat peserta pendidikan lanjutan angkatan XXII dan tiga pendamping Biro Kegiatan Mahasiswa Fakultas (BKMF) Mahasiswa Pecinta Alam dan Seni (MPAS) Maestro Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) resmi dilepas oleh ketua umum MPAS Maestro di Lapangan Basket FBS UNM, Jumat (7/9).
Pelepasan peserta dihadiri oleh pengurus MPAS Maestro, dewan senior MPAS Maestro, dan fungsionaris Lembaga Kemahasiswaan (LK) FBS UNM.

Peserta angkatan XXII ini telah melewati rangkaian pendidikan dasar yang terdiri dari tahapan indoor, kegiatan outdoor dan dilanjutkan dengan pendidikan lanjutan tentang panjat tebing dan susur gua yang akan dilaksanakan di gua ramadhan dan tebing 45 Kec. Bantimurung, Kab. Maros selama tiga hari, Jumat-Minggu (7-9/8).
Ketua Umum MPAS Maestro, Yogi Anjas Pratama mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk menyelesaikan proses pengkaderan dengan mengusung tema “Young Never Grow Old” yang berarti pemuda yang selalu muda.
“Tema kali ini Young never grow old. Pemuda yang selalu muda. Tujuannya untuk menyelesaikan pengkaderan,” ungkap pria yang sering disapa Marco ini.
Lebih lanjut, ia juga menuturkan harapannya kepada peserta untuk tetap menjaga etika dan tawakal. Ia juga berharap pengkaderan ini dapat membuat peserta lebih memahami setiap divisi yang ada di Maestro.
“Saya berharap peserta tetap menjaga etika dan tawakal serta melalui pengkaderan ini peserta lebih memahami divisi-divisi yang ada di Maestro,” harapnya.
Reporter: Dian Hezedila Sharon