Makassar, Estetika – Mahasiswa Angkatan 23 Program Studi (Prodi) Sastra Inggris (Sasing) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) menampilkan Drama Wicked: the Musical di Andi Pengeran Pettarani Hall, Jumat hingga Sabtu (30-31/5).

Pertunjukan ini mengadaptasi drama musikal fantasi Wicked, yang mengisahkan perjalanan dua penyihir muda, Elphaba dan Glinda, dari masa sekolah hingga akhirnya takdir membawa mereka ke jalan yang saling berseberangan.

Suasana saat berlangsungnya drama musikal Wicked di Hall Andi Pangeran Pettarani, Jumat (30/5). Foto: Salza Mariska/Estetikapers.

Pimpinan Produksi, Nur Aisyah Said, menuturkan bahwa keberhasilan pertunjukan ini tak lepas dari kekompakan tim yang terjalin selama proses produksi.

“Meskipun banyak tantangan selama tiga bulan persiapan, kekompakan tim menjadi kunci utama keberhasilan kami,” tuturnya.

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa pementasan dilakukan selama dua hari untuk menyesuaikan kapasitas ruangan dengan antusiasme penonton yang terus meningkat tiap tahunnya.

“Tiap tahun, jumlah penonton Core Production selalu meningkat. Maka dari itu, kami menggelar dua kali pertunjukan,” tambahnya.

Salah seorang pemeran utama, Tita Gharizah, mengatakan bahwa memerankan tokoh Glinda merupakan tantangan tersendiri karena karakternya sangat berbeda dari kepribadiannya.

“Agak susah untuk memainkan perannya karena berbanding terbalik sama karakter asliku,” jelasnya.

Tita juga menambahkan bahwa interaksi di luar waktu latihan menjadi bagian penting dalam membangun kekompakan antarpemain.

“Saya banyak berinteraksi dengan karakter Glinda di luar latihan untuk membangun chemistry,” tambahnya.

Sementara itu, salah seorang penonton, Fajar, turut menyampaikan apresiasinya terhadap keseluruhan pementasan, meskipun ada sedikit kendala teknis pada perangkat suara.

“Semuanya sesuai ekspektasi, tapi itu mic-nya kadang error,” katanya.

Reporter: Ahmad Arsal Siddiq & Salza Mariska