Skip to toolbar

ALIANSI BARABARAYA BERSATU GELAR AKSI TOLAK PENGGUSURAN

Makassar, Estetika – Aliansi Barabaraya Bersatu kembali menggelar aksi di depan Pengadilan Negeri Makassar, Senin (28/11).

Aksi ini digelar sebagai bentuk upaya mempertahankan tanah tempat tinggal warga yang akan dieksekusi paksa oleh Pengadilan Negeri (PN) Makasasar berdasarkan surat resmi yang diterbitkan pada 14 November lalu.

Suasana saat berlangsungnya aksi di depan Pengadilan Negeri Makassar, Senin (28/11).
Foto: Yusyfiyah Adinda Saputri/Estetikapers.

Dikeluarkannya surat koordinasi ini, membuat warga sepakat menolak penggusuran selama masih ada upaya hukum yang dapat ditempuh.

Bersama tim kuasa hukum dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar, warga telah memasukkan Permohonan Peninjauan Kembali atas putusan Mahkamah Agung namun hingga kini belum menemui titik terang.

Salah seorang perwakilan warga, Nur, mengatakan bahwa Barabaraya merupakan rumah mereka yang tidak akan pernah ditinggalkan.

“Tidak ada satu orangpun yang bisa memaksakan kita meninggalkan tempat itu karena itu adalah tempat kita, rumah kita,” katanya.

Lebih lanjut, ia mengatakan selayaknya negara berpihak untuk melindungi dan mementingkan kepentingan rakyat.

“Mestinya negara melindungi rakyatnya, melindungi kepentingan rakyatnya bukan kepentingan sekelompok orang yang memiliki uang,” ujarnya.

Di sisi lain, salah seorang massa aksi, Indah, menuturkan bahwa warga Barabarayya hanya menuntut apa yang seharusnya sudah menjadi milik mereka.

“Warga Barabaraya hanya menuntut haknya yang ingin direbut oleh mafia tanah yang mampu mengendalikan pihak peradilan,” tuturnya.

Reporter: Nur Intan Zahgita Hariadi & Yusyfiyah Adinda Saputri

Leave a Reply