Estetika – Hamsad Rangkuti, sastrawan Indonesia yang dikenal dari beragam cerpennya, dikabarkan menghembuskan napas terakhirnya pada Minggu (26/8) pagi di rumah sakit Depok, Jawa Barat pada usia 75 tahun.

Dikutip dari cnnindonesia.com, lelaki kelahiran Medan, Provinsi Sumatra Utara, 7 Mei 1943 ini telah terbaring tak sadarkan diri selama kurang lebih tiga bulan sebelum menghembuskan nafas terakhirnya.
Kondisi Hamsad sempat mendapat perhatian dari publik yang kemudian bergerak lewat platform penggalangan dana dan donasi. Gerakan yang digagas oleh Ricky Pesik ini menargetkan Rp100 juta untuk didonasikan kepada Hamsad Rangkuti. pantauan cnnindonesia.com, hingga Minggu (26/8) pukul 11.00 WIB, dana yang terkumpul sekitar Rp39 juta.
Dalam laman tersebut, Ricky menulis kondisi Hamsad mulai memburuk pada 2009, tidak lama setelah ia mendapatkan penghargaan SEA Writers Award di Thailand.
Viva.com dalam laman websitenya menuliskan, bahwa Hamsad Rangkuti adalah salah satu sastrawan terkemuka tanah air. Karya-karyanya sudah bertebaran. Salah satu karya yang terkenal adalah cerpen berjudul “Panggilan Rasul.” Ia juga kerap mendapat penghargaan dalam dunia sastra.
Jenasah Hamsad Rangkuti rencananya akan di makamkan di TPU Kukusan Beji Depok hari ini. Hal itu diutarakan istri Hamsad Rangkuti, Nur Windasari saat dihubungi detikHOT Minggu (26/8).
Reporter: TIM Estetika