Gunungsari, Estetika – Tiga dosen Universitas Negeri Makassar (UNM) meraih gelar penghargaan pengabdi terbaik dari Rektor UNM, Husain Syam, pada peringatan HUT ke-74 Proklamasi Kemerdekaan RI di Pelataran Menara Pinisi Kampus UNM, Jl AP Pettarani, Senin (27/8).

Salah satu dosen yang meraih gelar penghargaan pengabdi terbaik di Pelataran Menara Pinisi Kampus UNM, Jl. AP Pettarani, Senin (27/8). Foto: Tim Estetika/Estetikapers

Pengabdi terbaik pertama diraih oleh Bakhrani Rauf, pengabdi terbaik kedua diraih oleh Ernawati S. Kaseng dan pengabdi terbaik ketiga diraih oleh Adnan M.S.

Selain penghargaan pengabdi terbaik, terdapat juga dosen berprestasi, peneliti terbaik, pegawai teladan, Ketua Program Studi terbaik, dan mahasiswa terbaik. Selain itu, juga diserahkan hadiah kepada para juara lomba dalam rangka Dies Natalis ke-58 UNM.

Rektor UNM, Husain Syam, dalam sambutannya mengatakan perguruan tinggi harus tampil menjadi garda terdepan dalam mencetak SDM yang unggul dengan cara meningkatkan kualitas SDM perguruan tinggi serta harus mampu beradaptasi terhadap perkembangan zaman.

“Dalam menciptakan SDM yang unggul, perguruan tinggi harus tampil sebagai garda terdepan dalam mencetak SDM yang unggul dan kompetitif di masa datang. Satu hal yang harus ditempuh adalah selalu meningkatkan kualitas SDM, perguruan tinggi juga harus menyiapkan diri agar mampu beradaptasi dengan perubahan dan perkembangan zaman,” paparnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, UNM telah membuktikan komitmennya dalam pembangunan SDM. Itu terlihat dari raihan prestasi UNM dalam membawa UNM sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia.

“Kami dari UNM telah memperlihatkan komitmen kami dalam pembangunan SDM, predikat A Unggul Akreditasi Institusi, Prodi yang mencatat akreditasi A sebanyak 38, dan merintis akreditasi internasional AUN-QA, dan UNM menduduki peringkat ke-4 dalam aspek SDM dari 3.244 PTN dan PTS seluruh Indonesia. Ini menjadi bukti komitmen kami dalam upaya membangun SDM yang berkualitas,” jelasnya.

Reporter: Tim Estetika