Makassar, Estetika – Kaprodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah (PBSD) resmi melantik sebanyak 30 Pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) PBSD Dewan Mahasiswa (Dema) Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia (JBSI) periode 2025-2026 di Ruang Seminar JBSI FBS UNM, Kamis (7/8).
Kegiatan ini mengusung tema “Menumbuhkan Jiwa Kepemimpinan Yang Berlandaskan Siri’ Na Pacce Demi Terwujudnya Himpunan Yang Berintegritas dan Berbudaya” yang mengandung makna sebagai landasan moral masyarakat Bugis-Makassar dalam menjunjung sikap saling menghargai, saling menghormati, dan semangat bekerja sama.

Kaprodi PBSD, Syamsudduha, mengatakan bahwa pentingnya bagi pengurus membuka ruang kolaborasi dan pertukaran gagasan antar program studi, serta membangun relasi lintas bidang yang bermanfaat untuk kemajuan organisasi maupun pengembangan diri.
“Untuk pengurus yang dilantik hari ini kalian harus pintar nemetik ilmu dari prodi lain seperti jurusan bahasa asing atau jurusan bahasa Inggris untuk saling bertukar pikiran,” katanya.
Di sisi lain, WD III FBS UNM, Syamsu Rijal, menjelaskan bahwa pengurus harus memiliki kemampuan berpikir logis, kritis, dan analitis dalam menyusun suatu program, menyelesaikan masalah, dan mengambil keputusan yang tepat untuk kepentingan organisasi.
“Memasuki organisasi kalian harus memiliki kecerdasan secara intelektual,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Umum HMPS PBSD FBS UNM, Fahril, menuturkan komitmennya untuk membentuk generasi pemimpin yang berpikir kritis dan memiliki kepedulian tinggi terhadap budaya, serta mampu mengembangkan bahasa daerah agar tetap eksis dan dihargai.
“Langkah awal yang saya ambil yaitu menciptakan pemimpin berpikir kritis hingga bisa mengembangkan bahasa daerah,” tuturnya.
Reporter: Siti Nurlaela