Makassar, Estetika – Himpunan Mahasiswa Prodi (Himaprodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia (JBSI) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) melaksanakan Dialog Akhir Tahun melalui via Zoom, Jumat (25/12).

Mengusung tema “Menjadi Manusia dengan Sastra dan Lakon Bahasa Indonesia dalam Pendidikan,” kegiatan ini menghadirkan Dosen FBS UNM, Salam, dan Guru Besar Universitas Negeri Malang (UM), Suparno, sebagai pemateri. Kegiatan ini dihadiri oleh delapan puluh peserta dialog.
Pemateri dialog, Suparno, mengatakan bahwa sastra Indonesia semestinya diperdayakan secara maksimal dalam peranannya sebagai kelengkapan hidup.
“Sastra Indonesia harus diperdayakan semaksimal dan seoptimal mungkin sebagai kelengkapan hidup. Karena menjadi manusia dengan sastra itu sebagai pemberdayaan agar dapat berpikir kritis, kreatif, dan inovatif,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sastra merupakan representasi dari kemasyarakatan Indonesia.
“Masyarakat Indonesia akan tampak pada tampilan dan wajah sastra Indonesia karena sastra dituangkan ke dalam bentuk bahasa, dan bahasa itu sendiri memiliki ciri khas didalam menampilkan kultur sosialnya,” ucap pria kelahiran Tulungagung tersebut.
Reporter: Siti Aisyah Abdullah & Nurun Annisa KH