Makassar, Estetika – Guru besar Universitas Gadjah Mada (UGM) membawakan materi Sastra, Internet dan Korona dalam Dialog Sastra Webinar Kesusastraan Nasional Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Bahasa dan Sastra Indonesia (SASINDO) Dewan Mahasiswa (DEMA) Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia (JBSI) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) via Zoom, Jumat (16/7).
Kegiatan ini bertujuan sebagai wadah untuk mengapresiasi karya sastra Indonesia, mengembangkan pengetahuan masyarakat umum mengenai sastra Indonesia dan sebagai wujud mahasiswa dalam mengaktualisasikan ilmu pengetahuan yang dimiliki.
Pemateri sekaligus guru besar UGM, Faruk, menjelaskan bahwa perkembangan teknologi digital membawa perubahan drastis pada globalisasi.
“Teknologi digital menyebabkan perubahan drastis. Globalisasi dan lokalisasi juga merupakan suatu pertemuan dengan dunia baru sebagai efek teknologi digital ini semacam sintektis antar keduanya yang melahirkan suatu konsep glokal,” jelasnya.
Di sisi lain, Ketua Program Studi (Kaprodi) Bahasa dan Sastra Indonesia (BSI) FBS UNM, Nensilianti, mengungkapkan beberapa hal yang merupakan pengaruh dari teknologi.
“Semakin modernnya teknologi terutama sosial media, berpengaruh pada beberapa hal, karena semakin seringnya manusia bertemu secara online maka makin banyak juga hal-hal yang dilakukan secara virtual, bahkan banyak pekerjaan yang dapat kita temukan secara online,” ungkapnya.
Di samping itu salah satu peserta, Juniwansri, mengungkapkan bahwa dalam kegiatan ini sangat membantu, terutama bagi mereka yang ingin belajar seputar kesusastraan.
“Kegiatan ini sangat bagus, dan sangat membantu kami yang ingin belajar seputar kesusastraan namun tidak mendapatkannya di bangku kuliah,” tutupnya.
Reporter: Jamilah & Julianti