Makassar, Estetika – Diklat Kemahasiswaan Mahasiswa Matematika (DKMM) diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM) dengan tema “Membangun Kader Intelektual Berjiwa Kepemimpinan, Humanis, dan Berdampak Nyata” di Rumah Adat Mandar, Benteng Somba Opu, Kabupaten Gowa, Jumat hingga Minggu (24–26/10).
Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja dari Bidang Keilmuan HMJ Matematika FMIPA UNM, yang diikuti sekitar 180 mahasiswa baru angkatan 2025 Jurusan Matematika.
Adapun beberapa materi yang diberikan dalam kegiatan ini antara lain Manajemen Gerakan dan Strategi Kepemimpinan Kolektif, Filsafat Keilmuan dan Intelektual dalam Pembangunan Peradaban, Etika, Moralitas, dan Integritas Mahasiswa dalam Ruang Publik, Ke-HMJ-Matematikaan, Kepemimpinan Transformasional, Gerakan Mahasiswa dan Dinamika Perubahan Sosial, serta Dialektika, Nalar, Kritis, dan Rasionalitas.

Ketua Panitia DKMM, Nurwahid, menuturkan bahwa tema kegiatan DKMM ini mencerminkan visi besar HMJ Matematika dalam membentuk generasi yang berintelektual tinggi dan memiliki empati sosial.
“Tema kami ini seperti visi untuk menciptakan generasi yang cerdas dan berjiwa pemimpin yang bisa membawa perubahan positif di masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Umum HMJ Matematika FMIPA UNM, Nur Ikhsan, mengatakan bahwa esensi utama dari kegiatan pengkaderan adalah proses regenerasi himpunan yang berkelanjutan.
Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat mencetak kader intelektual yang berjiwa kepemimpinan, memiliki kepekaan sosial, serta mampu memberikan dampak nyata bagi lingkungan kampus dan masyarakat.
“Kegiatan ini untuk mencari bibit kepemimpinan, tentunya juga untuk menambah pengetahuan dan ilmu bagi mahasiswa baru,” katanya.
Lebih lanjut, dia menyebut bahwa akan ada Pasca DKMM yang berbentuk kepanitiaan kegiatan inaugurasi dan agenda kemahasiswaan lainnya sebagai implementasi dari DKMM.
“Pasca DKMM adalah bentuk pengimplementasian hasil dari DKMM itu sendiri. Bentu pelaksanaannya diserahkan kepada kader, tentunya tetap dalam pengawasan pengurus,” jelas Nur Ikhsan.
Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti beberapa kegiatan tambahan seperti senam pagi, agenda kekeluargaan, serta permainan outdoor yang dirancang untuk menanamkan nilai-nilai kerja sama, kepemimpinan, dan kepekaan sosial para peserta.
Reporter: Nur Azkiah Hady Putri