Gunung Sari, Estetika – Universitas Negeri Makassar (UNM) mengadakan sosialisasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Pemberantasan Buta Aksara pada Kabupaten Bone di Lt.3 Gedung Phinisi UNM, Gunungsari, Makassar Senin (2/9).

Suasana sosialisasi KKN Tematik Buta Aksara di gedung lt.3 Phinisi UNM, Senin (2/9). Foto: Fitriani/Estetikapers

Sosialisasi dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Ketua KKN UNM, ketua Lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (LP2M), Pembimbing KKN Tematik Buta Aksara, dan lima puluh mahasiswa.

KKN Tematik Buta Aksara sendiri membutuhkan 150 mahasiswa untuk mambantu 1500 penduduk buta aksara yang berada di tiga kecamatan di Kabupaten Bone, yaitu Kecamatan Sibulue, Kecamatan Cina, dan Kecamatan Mare. KKN yang rencananya akan dilaksanakan selama 45 hari ini pun dikhususkan mahasiswa telah memprogramkan KKN Reguler.

Wakil Rektor Bidang Akademik (WR I), Muharram, dalam sambutannya, mengungkapkan bahwa kegiatan ini dibiayai langsung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

“Program ini merupakan program nasional dan dibiayai oleh kemendikbud bukan Kemenristekdikti,” paparnya.

Di sisi lain, Ketua KKN UNM, Amiruddin, menjelaskan bahwa pendaftaran ini tidak memiliki batas waktu dan tidak memiliki perbedaan yang signifikan dengan KKN Reguler.

“Tidak ada batas waktu yang diberikan, jika sudah memenuhi 150 kuota maka pendaftaran ditutup. Kalau KKN Reguler itu program kerjanya ditentukan ketika telah tiba disana, sedangkan KKN Tematik Aksara ini program kerjanya telah ditentukan sejak awal,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa KKN ini tidak dikhususkan untuk mahasiswa bidikmisi, tetapi untuk seluruh mahasiswa pendaftar KKN sebelumnya.

“Jadi pendaftar KKN ini bukan hanya bidikmisi saja, tapi seluruh mahasiswa yang telah mendaftar KKN Reguler sebelumnya,” pungkasnya.

Reporter : Andi St. Aisyah & Fitriani