Makassar, Estetika – Wakil Rektor Bidang Keuangan (WR II) Universitas Negeri Makassar (UNM) menanggapi isu terkait metode perkuliahan setelah lockdown saat diwawancarai via WhatsApp, Jumat (11/3).
Beredarnya isu terkait metode perkuliahan secara tatap muka terbatas, menimbulkan beragam reaksi dari mahasiswa UNM.
Memastikan hal tersebut, Reporter Estetika mewawancarai WR II UNM, Karta Jayadi, mengatakan bahwa sudah ada edaran untuk mahasiswa terkait perkuliahan secara hybrid berdasarkan Surat Edaran sebelumnya yang bernomor 1140/UN36/HK/2021.
“Iya betul, untuk mahsiswa sudah ada edarannya dengan sistem blended 50% daring dan 50% luring berdasarkan surat edaran sebelumnya,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia membenarkan informasi mengenai perkuliahan offline di hari Senin mendatang (14/3).
“Benar,” ujarnya.
Sementara itu, salah seorang mahasiswa, Putri Adelia, mengungkapkan bahwa menurutnya metode perkuliahan hybrid ini sudah sangat baik dalam menekan kasus Covid-19 meningkat, akan tetapi masih berusaha untuk berdaptasi dengan kondisi saat ini.
“Menurut saya pribadi, metode ini bukan masalah, meskipun kurang nyaman,” ungkap mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) tersebut.
Reporter: Dwi Atmawati Syarif & Alvira Damayanti
Editor: Ahmad Ardiansyah