Makassar, Estetika – Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar wisuda Periode Mei 2025 Tahun Akademik (TA) 2024/2025 di Pelataran Menara Pinisi, Rabu (28/5).

Pada periode ini, UNM melantik sebanyak 1.000 wisudawan, terdiri dari 25 Wisudawan Program Doktor, 123 Program Magister, 791 Program Sarjana, 39 Program Profesi Insinyur, 21 Program Sarjana Terapan, dan 1 dari Program Diploma.

Adapun dari Program Sarjana, yakni sebanyak 106 Wisudawan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), 90 Wisudawan Fakultas Teknik (FT), 173 Wisudawan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK), 111 Wisufdawan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), 50 Wisudawan Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS), 90 Wisudawan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH), 31 Wisudawan Fakultas Psikologi (FPsi), 28 Wisudawan Fakultas Seni dan Desain (FSD), serta 112 Wisudawan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).

Dari total 1.000 wisudawan, sebanyak 645 berasal dari program pendidikan, dan 355 dari non-pendidikan.

Suasana saat berlangsungnya wisuda Periode Mei 2025 di Pelataran Menara Pinisi, Rabu (28/5). Foto: Rizqa Febrialbar/Estetikapers.

Rektor UNM yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Akademik (WR I), Andi Aslinda, menjelaskan bahwa mayoritas lulusan pada periode ini adalah perempuan, dengan jumlah mencapai 708 orang atau sekitar 70,8 persen.

Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa perempuan unggul baik secara kuantitatif maupun kualitatif.

“Data tersebut menjunjukkan bahwa perempuan tidak hanya maju dalam jumlah tetapi juga semangat dan kualitas,” jelasnya.

Lebih lanjut, Aslinda berpesan agar wisudawan mempersiapkan diri untuk mengabdikan ilmu yang telah diperoleh kepada masyarakat.

“Tunjukkanlah jati diri sebagai ahli yang kompeten dalam bidang ilmu yang digeluti,” pesannya.

Selain itu, dia turut mengapresiasi peran orang tua atau wali yang setia mendampingi putra-putrinya sepanjang proses pendidikan.

“Selamat atas keberhasilan membimbing putra-putri dengan penuh ketekunan dan keikhlasan,” ujarnya.

Dalam video sambutannya, Rektor UNM menyampaikan tidak dapat menghadiri langsung prosesi wisuda karena tengah memenuhi undangan Kerajaan Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji.

Reporter: Rizqa Febrialbar