Makassar, Estetika – Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Universitas Negeri Makassar (UNM) berhasil meraih dua medali perak dan juara favorit di Pekan Ilmiah Nasional (PIMNAS) ke-34, Sabtu (31/10).

Tim yang berhasil meraih medali perak yakni Tim PKM-PM dengan judul Mitigasi Trauma Inner Child Berbasis Literasi Melalui Self Forgiveness Bagi Narapidana Anak di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Maros yang diketuai oleh Magfirah Aulia Arief Mansyur.

Kemudian, tim kedua yakni tim PKM-RSH dengan judul Solusi Masalah Kasus Sosial Kemiskinan Akibat Covid-19 Menggunakan Permodelan Matematika pada Wilayah Kota Makassar yang diketuai oleh Andi Muhammad Ridho Yusuf Saimin Andi Pandjajangi.

Sementara itu, juara favorit diraih oleh Tim PKM-RSH dengan judul Penerapan Virtual Benson Relaxation Therapy dan Point of You dalam Menurunkan Kecemasan Tenaga Medis Penyintas Covid-19 yang diketuai oleh Hardiana.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan (WR III) UNM, Sukardi Weda, mengungkapkan apresiasi tim yang berhasil meraih juara dengan membebaskan Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa yang bersangkutan.

“Seperti yang dijanjikan oleh pimpinan, tim yang meraih medali di PIMNAS 34 akan dibebaskan UKT-nya sesuai dengan medali yang didapatkan,” ungkapnya.

Salah satu ketua tim PKM-RSH yang berhasil membawa pulang medali perak, Andi Muhammad Ridho Yusuf Saimin Andi Pandjajangi, menjelaskan kesulitan yang dialami saat melaksanakan PKM, yakni pada pengumpulan data.

“Kesulitan pasti tetap ada, pada saat kami melakukan proses pengumpulan data, banyak dari sampel kami ragu dan curiga terhadap kami,” terangnya.

Selain itu, salah seorang anggota tim PKM yang juga berhasil mendapat juara, Sandra Fatmala Juta, menuturkan bahwa keberhasilan suatu pengabdian ketika mampu mengubah perilaku mitra.

“Keberhasilan dari sebuah pengabdian itu adalah kita mampu mengubah perilaku mitra dan menyelesaikan masalah yang mereka alami. Sebuah pengabdian haruslah ikhlas dengan tujuan membantu mitra,” jelasnya.

Reporter: Nurul Fakhriyah Arief & Aulia Ulva