Makassar, Estetika – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Peduli Human Immunodeficiency Virus (HIV)/ Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) dan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA) (MAPHAN) Universitas Negeri Makassar (UNM) melaksanakan Rapat Kerja XXIII periode 2025-2026 di Rumah Adat Bone, Benteng Somba Opu, Sabtu hingga Minggu (20-21/12) lalu.
Sebagai pembuka kepengurusan, rapat kerja ini mengusung tema “Strategi Program Kerja yang Adaptif dan Kolaboratif untuk Mewujudkan Lembaga yang Progresif”.

Ketua Umum UKM MAPHAN UNM, Nurul Fitrah Utami, mengatakan bahwa rapat kerja ini bertujuan merumuskan program kerja yang menyesuaikan kebutuhan organisasi.
“Program kerja yang disusun diharapkan adaptif, progresif, dan selaras dengan visi serta misi lembaga,” katanya.
Fitrah juga menjelaskan bahwa konsep pelaksanaan dan indikator pencapaian program kerja pada periode ini berbeda dibandingkan periode sebelumnya.
“Perbedaannya terletak pada kuantitas dan kualitas, khususnya pada program kerja perekrutan anggota baru,” jelasnya.
Di sisi lain, salah seorang pengurus UKM MAPHAN UNM, Afifah Alfaizah, menuturkan bahwa program kerja akan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab agar seluruh agenda berjalan lebih efektif.
“Program kerja ini akan dijalankan dengan tanggung jawab, menjaga komitmen, koordinasi yang baik antar pengurus, serta keterbukaan terhadap evaluasi,” tuturnya.
Dia berharap rapat kerja ini mampu memperkuat rasa tanggung jawab dan kebersamaan sebagai keluarga UKM MAPHAN UNM.
“Melalui diskusi dan musyawarah, kita bisa memperkuat tanggung jawab, kebersamaan, dan komunikasi antar anggota,” ujarnya.
Reporter : Salza Mariska