Makassar, Estetika – Perhimpunan Mahasiswa Sastra Inggris (Prasasti) Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Bahasa Inggris Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar kajian filsafat Introduction to Phylosophy via Google Meet, Selasa (6/10).

Suasana saat berlangsungnya Kajian Filsafat via Google Meet, Rabu (6/10). Foto: Andi Lia Varadila/Estetikapers.

Kegiatan yang dipandu oleh Muhd. Ikraam Ikhbaatullah tersebut menghadirkan Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNM periode 2018-2019, Dwi Rezki Hardianto, sebagai pemantik.

Pemantik kajian, Dwi Rezki Hardianto, menerangkan bahwa teori filsafat diawali dengan mempertanyakan masalah-masalah dengan tiga pertanyaan mendasar.

“Filsafat dibutuhkan untuk menggali pertanyaan-pertanyaan. Kerja filsafat yaitu dengan mempertanyakan masalah, sehingga teori filsafat bekerja melalui tiga pertanyaan mendasar, yaitu: Apa itu berpikir, Bagaimana kita berpikir, dan Apa tujuan kita berpikir,” terang alumni UNM yang akrab disapa Ari.

Di sisi lain, salah seorang peserta kajian, Aril, mengakui bahwa kajian ini dapat membuka wawasannya sehingga mampu mendapatkan pandangan baru mengenai suatu hal.

“Yang disampaikan Kak Ari tadi benar-benar berbobot. Dapat dilihat dari perdebatan Ilham dan Aslam tadi, itu menambah wawasan saya tentang apa itu berpikir. Begitu pula dengan Kak Naufal, orangnya memang intelektual dan argumennya begitu berisi. Saya rasa begitu banyak yang bisa saya pelajari dari kajian ini, hingga tidak dapat lagi saya rangkaikan melalui kata-kata,” ujar mahasiswa asal Bone ini.

Reporter: AM 5 ESTETIKA