Maros, Estetika – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Sastra Indonesia (SASINDO) Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Bahasa Indonesia Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) mengadakan penutupan kegiatan perkampungan sastra di Kostrad Yonif Raider 433/JS, Maros, Sabtu (07/12).

Kegiatan penutupan sekaligus pengukuhan peserta perkampungan ini di hadiri oleh Dewan Senior HMPS Sasindo, Fungsionaris Lembaga Kemahasiswaan (LK), dan Dansi Intel YPR Y33 kostrad.

Suasana penyampaian sepatah kata oleh Candra selaku peserta perkampungan sastra usai dikukuhkan di Kostrad Yonif Raider 433/JS, Maros, Minggu (08/12). Foto: Andi Reski Ramadhani/Estetikapers.

Dewan Senior HMPS Sasindo, Rostan Yuniardi menjelaskan bahwa perkampungan sastra salah satu wujud dari HMPS Sasindo.

“Tidak ada perkampungan sastra berarti tidak ada HMPS Sasindo. Regenerasi akan terus berjalan. Semoga lingkaran ini tidak akan pernah putus. Semoga hanya menemukan jalanan yang berliku, tapi tidak buntu,” jelasnya.

Di sisi lain, Peserta perkampungan sastra, Candra, mengungkapkan bahwa perkampungan sastra sangat menyenangkan.

“Perkampungan sastra sangat menyenangkan. Bahagia dengan prosesmu maka kau akan menikmatinya. Seperti kata Pram, terbentur, terbentur, terbentur dan terbentuk,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia juga mengucapkan terima kasih kepada senior yang membina selama perkampungan sastra.

“Saya ucapkan terima kasih kepada senior-senior yang telah membina kami dalam berproses di perkampungan sastra. Proses pertama kita menuju ke proses proses selanjutnya,” ucapnya.

Reporter : Andi Reski Ramadhani