Rilis, Estetika – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Peduli Human Immunodeficiency Virus (HIV)/ Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) dan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA) (MAPHAN) Universitas Negeri Makassar (UNM) melaksanakan Musyawarah Kerja (Musker) XXIII di Rumah Adat Bulukumba, Benteng Somba Opu, Jumat hingga Minggu (28-30/11) lalu.

Mengusung tema “Transformasi Kepengurusan Menuju Lembaga yang Progresif dan Adaptif″, kegiatan ini menetapkan Nurul Fitrah Utami sebagai Formatur Ketua Umum UKM MAPHAN UNM periode 2025-2026.

Suasana saat berlangsungnya Musyawarah Kerja XXIII UKM MAPHAN UNM di Rumah Adat Bulukumba, Benteng Somba Opu, Jumat hingga Minggu (28-30/11) lalu. Foto: Dokumentasi Pribadi.

Formatur Ketua Umum UKM MAPHAN UNM, Nurul Fitrah Utami, menyampaikan visinya yaitu menjadikan UKM MAPHAN UNM sebagai wadah pembelajaran yang berdaya dan berdampak.

“Visi ini menjadi arah besar organisasi dalam membangun lingkungan yang mampu memberdayakan anggota sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kampus dan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Fitrah mengatakan bahwa kedepannya akan membangun komunikasi yang lebih terbuka dan efektif, sehingga anggota merasa dihargai dan didengarkan.

“Penguatan organisasi akan dimulai dengan membangun komunikasi yang lebih terbuka dan saling menghargai agar setiap anggota merasa diperhatikan dan didengarkan,” katanya.

Di sisi lain, Demisioner Ketua Umum UKM MAPHAN UNM, Wahyudi Rahasni, menekankan bahwa kepengurusan selanjutnya mesti berkomitmen untuk menjaga komunikasi antara pengurus dan anggota.

“Komunikasi yang baik menjadi dasar terciptanya sinergi demi masa depan UKM MAPHAN yang lebih baik,” tuturnya.

Rilis: UKM MAPHAN UNM