Makassar, Estetika – Mahasiswa Pecinta Alam dan Seni Budaya (MPAS) Maestro Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar kegiatan Fun Orienteering di kawasan Kampus UNM, Senin (17/11).
Sebanyak 31 peserta mengikuti kegiatan tersebut, mayoritas berasal dari berbagai organisasi pecinta alam di luar UNM, seperti Celebes Navigator Orienteering Club (CNOC), Tekpala Fakultas Teknik Unibersitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Cakrabuana UMI, Organisasi Petualangan Alam Bebas (OPAB) Generasi Muda Pencinta Alam (Gempa) Makassar, dan Mapala Perikanan GREEN FISH Universitas Hasanuddin (UNHAS).
Adapun, juara pertama Fun Orienteering ini diraih oleh Andi Fatwa, juara kedua Afandi, juara favorite Nur Aisya dan Warma.

Ketua Umum MPAS Maestro, Muh. Fitrah Mirjan, mengatakan bahwa kegiatan ini diadakan sebagai upaya menghidupkan kembali perlombaan orientering yang pernah menjadi agenda Maestro.
“Fun orienteering ini kami adakan untuk mengembalikan kembali lomba-lomba yang pernah Maestro lakukan,” ujarnya.
Salah seorang peserta, Muhammad Asfar, menilai kegiatan ini memiliki manfaat besar karena orientering kini telah menjadi cabang olahraga resmi di bawah Federasi Orientering Nasional Indonesia.
“Kalau terus dikembangkan, ini bisa jadi wadah baru bagi generasi selanjutnya,” tambah peserta dari OPAB Gempa Makassar tersebut.
Sementara itu, juara pertama fun orienteering, Andi Fatwa, mengaku tidak menyangka berhasil meraih juara pertama, terlebih karena dia baru pertama kali mengikuti kompetisi orientering.
“Senang sekali karena ini lomba pertama saya dan persiapannya hanya satu hari,” ungkapnya.
Dia menuturkan bahwa kemampuan spasial serta insting sangat membantunya menentukan titik kontrol.
“Saya hanya baca peta, datangi titik, lalu punch. Saya percaya kemampuan spasial saya, jadi lebih cepat yakin dengan posisi titik yang dituju,” kata anggota (Search and Rescue) SAR Universitas Hasanuddin tersebut.
Di akhir kegiatan, Fitrah berharap Maestro dapat kembali aktif serta memberi manfaat yang lebih luas.
“Semoga Maestro ke depannya bisa lebih berkembang dan mengembalikan citra sebagai organisasi yang aktif seperti sebelumnya,” harapnya.
Kegiatan ditutup sekitar pukul 16.00 WITA dan dirangkaikan dengan Milad MPAS Maestro FBS UNM yang ke-32.
Reporter: Husnaeni