Parangtambung, Estetika – Mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah (PBSD) angkatan 2017 Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Malam Sajak Makassar dan Launching Buku “Kelong-kelongna Tau Mangkasaraka” di Cafe Lontara, Rabu (26/12).

Malam Sajak Makassar dan Launching Buku “Kelong-kelongna Tau Mangkasaraka” menghadirkan Anggota Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) PBSD FBS UNM, Dosen FBS UNM, Budayawan, Penulis Sastra Makassar, dan Ketua Umum Beasiswa Buttaturatea Kabupaten Jeneponto. Kegiatan ini juga menghadirkan Andika Mappasomba, Muhammad Fadli, dan Damar L Manakku sebagai pembedah buku.
Damar L Manakku, salah seorang pembedah buku, menjelaskan bahwa kelong adalah cara orang tua dulu menyampaikan pesan kepada anaknya.
“Dahulu cara nenek moyang dalam menasihati dan menyampaikan pesan pada anaknya bukan dengan marah-marah, tetapi dengan cara kelong (baca: menyanyi),” jelasnya.
Di sisi lain, Kembong Daeng, selaku penulis, juga mengungkapkan bahwa buku “Kelong-kelongna Tau Mangkasaraka” merupakan buku ke-16 yang ia tulis tanpa menerjemahkannya ke dalam bahasa Indonesia.
“Buku yang akan di launching malam ini adalah buku ke-16 yang sudah saya tulis, dan dalam buku ini saya tidak menerjemahkannya ke dalam bahasa Indonesia agar pembaca dapat membaca tulisan dan memahami isinya,” ungkapnya.
Reporter: Marlia Inayah & Iriani Putri Amalia