Parangtambung, Estetika – Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Estetika Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) mengadakan Sekolah Jurnalistik di Gedung DG 105 FBS UNM, Sabtu (11/6).

Menggandeng Rerifa Abdu Rahman sebagai pemateri, sekolah jurnalistik ini membahas tentang pengertian, ciri, dan struktur feature news yang diikuti oleh 31 peserta.

Suasana saat berlangsungnya Sekolah Jurnalistik LPM Estetika FBS UNM di Gedung DG 105 FBS UNM, Sabtu (11/6). Foto: Risdayanti Ismail/Estetikapers.

Pemateri, Rerifa Abdu Rahman, menjelaskan bahwa feature news cenderung lebih menarik dan informasi yang disajikan tidak mudah basi dibandingkan dengan straight news.

Feature news lebih menarik dibaca dibandingkan dengan straight news, dan informasi yang disampaikan dalam feature news tidak mudah basi,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa membuat kerangka, mengecek kebenaran, menyusun teras, menentukan klimaks, dan mengulas berita adalah teknik yang dapat dilakukan untuk menulis feature news.

“Beberapa teknik yang dapat mempermudah penulisan, yaitu membuat outline, melakukan pengecekan kebenaran, menyusun lead, menentukan klimaks, dan mengulas berita,” tuturnya.

Di kesempatan yang sama, Rerifa, mengatakan bahwa reporter harusnya dapat menulis catatan sendiri daripada hanya mengandalkan rekaman suara agar bisa menentukan alur tulisannya.

“Kita dituntut untuk membawa catatan sendiri daripada mendengar voice recorder, tuliskan hal yang penting agar bisa menentukan alur,” katanya.

Reporter: AM 1 & AM 8 Estetika

Editor: Aulia Ulva