Parangtambung, Estetika – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Association Of English Education Students (Access) Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Bahasa Inggris Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) melaksanakan Kajian Undang Undang Pendidikan Tinggi (UUPT), di Gedung DH 201 FBS UNM, Selasa (13/11).

Kajian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai UUPT di Indonesia kepada mahasiswa khususnya mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris (PBI). Kajian ini juga menghadirkan Ahmad Fatir Imran sebagai pemateri.
Ahmad Fatir Imran, selaku Pemateri, menjelaskan bahwa tujuan pemerintah menerapkan UUPT yaitu agar Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa bisa menurun.
“Alasan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menerapkan UUPT agar universitas mampu mengatur pendanaannya sendiri, seperti bekerjasama dengan pihak swasta dan masyarakat contohnya itu Phinisi Mart sehingga UKT yang harus dibayar oleh mahasiswa bisa menurun,” jelasnya.
Lebih lanjut, mahasiswa yang akrab disapa Fatir ini, mengungkapkan bahwa walaupun UUPT dilaksanakan untuk mengurangi UKT mahasiswa, namun UUPT tetap mendapatkan banyak penolakan dari mahasiswa.
“Mengapa mahasiswa menolak adanya UUPT? karena konstitusi ini melepaskan tanggung jawab negara terhadap pembiayaan pendidikan yang menjadi tanggung jawab finansial universitas,” ungkapnya.
Reporter: Nahdatul Aini & Aenul Fitrah