Parangtambung, Estetika – Biro Kegiatan Mahasiswa Jurusan (BKMJ) Bengkel Sastra (Bestra) Bahasa Indonesia Dewan Mahasiswa (Dema) Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia (JBSI) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) mengadakan Pentas Sosial (Pensos) Ta’aruf Alam XIX di Pelataran Gedung DG, Kamis (28/2).
Kegiatan yang mengusung tema “To Manurung” ini merupakan kegiatan sebagai bentuk pemberitahuan untuk batas terakhir pendaftaran Ta’aruf Alam ke-XIX yang disaksikan oleh masyarakat FBS UNM dan lebih diperuntukkan kepada mahasiswa jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia angkatan 2018.

Ahmad Efendi, selaku Ketua Panitia Ta’aruf Alam XIX, mengungkapkan bahwa tema To Manurung berarti dewa yang diutus turun ke bumi untuk memecahkan segala bentuk masalah.
“To Manurung itu berasal dari bahasa bugis yang berarti dewa yang diutus turun ke bumi untuk melakukan suatu pekerjaan mulia dan mampu menyelesaikan masalah yang ada,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia juga menjelaskan bahwa tujuan diadakannya pensos tersebut ialah untuk menarik perhatian mahasiswa angkatan 2018 sekaligus mengajak mereka bekerja sama untuk mengembangkan minat dan bakatnya.
“Pensos ini bertujuan untuk menarik dan mengajak mahasiswa angkatan 2018 agar mereka bisa menyalurkan minat dan bakatnya, dan juga mengajak mereka untuk bekerja sama dalam menyelesaikan masalah-masalah yang ada baik masalah pribadi maupun masalah yang ada di Bestra,” jelasnya.
Reporter: Sinta