Parangtambung, Estetika – Bengkel Sastra (Bestra) Dewan Mahasiswa (Dema) Jurusan Bahasa Dan Sastra Indonesia (JBSI) Fakultas Bahasa Dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) mengadakan Kajian Teater I di Panggung DG. Pamatte FBS UNM, Jumat (7/10).

Mengusung tema “Sejarah Teater Dunia”, kajian ini menghadirkan M. Erwan Saing sebagai pembicara dan diikuti oleh mahasiswa FBS.

Suasana saat berlangsungnya Kajian Teater I Bengkel Sastra di Panggung DG. Pamatte FBS UNM, Jumat (7/10).
Foto: Muhammad Miftahul Khaer/Estetikapers.

Pembicara, M.Erwan Saing, menuturkan bahwa aktor pada era Yunani kuno biasanya menggunakan topeng agar penonton dapat mengetahui ekspresi tokoh yang diperankan.

“Di era Yunani kuno, aktor menggunakan topeng supaya penonton bisa mengetahui ekspresi tokoh yang dibawakan,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sejarah teater lebih dipusatkan di Eropa karena semua studi yang diangkat harus memiliki bukti literatur agar kebenarannya bisa dibuktikan.

“Sejarah teater sendiri lebih ke Eropa dikarenakan bukti literatur di dunia Timur tidak dituliskan,” jelasnya.

Reporter: Muhammad Miftahul Khaer