Makassar, Estetika – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Makassar (UNM) mengadakan Kajian Kontemporer di Pelataran BU FE UNM, Rabu (27/10).
Kegiatan yang mengangkat tema “Mahasiswa dan Peran Pentingnya dalam Menyikapi Kasus Pelecehan Seksual di Kampus” ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan dorongan kepada korban agar berani speak up, serta diikuti oleh 45 peserta.
Adapun kegiatan ini menghadirkan Siti Jubaida Illyas selaku Srikandi Makassar sebagai pemantik pertama dan Muadz Muwaffaq selaku Kepala Hubungan Masyarakat (Humas) LPM Estetika FBS UNM sebagai pemantik kedua.
Pemantik pertama, Siti Jubaidah Ilyas, mengungkapkan bahwa ada berbagai macam pelecehan seksual yang sering terjadi, yakni pelecehan secara verba dan non verba.
“Kasus pelecehan seksual di lingkungan kampus itu bisa berupa verba, yaitu pelecehan yang berbentuk kata-kata, yang sekarang marak terjadi secara online sedangkan non verba itu berupa sentuhan fisik,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia juga menjelaskan cara yang bisa diambil oleh HMPS untuk mencegah dan menangani terjadinya kekerasan seksual di kampus.
“Langkah-langkah yang bisa ditempuh oleh HMPS diantaranya, edukasi kekerasan seksual di lingkungan internal, membuatkan pamflet langkah-langkah pelaporan kekerasan seksual, adanya SOP dalam organisasi dan membangun kesadaran dalam lingkup organisasi,” jelasnya.
Di sisi lain pemantik kedua, M. Muadz Muwaffaq Ihsan, mengatakan bahwa Himpunan memiliki peran penting dalam menangani pelecehan seksual yang terjadi di kampus.
“Ketika Himpunan sudah mendapatkan data, yang harus dilakukan adalah mendampingi korban kemudian menyampaikan ke komisi disiplin agar pelaku bisa mendapatkan sanksi karena Himpunan bertugas memutus mata rantai pelecehan seksual di kampus,” ujarnya.
Reporter: Mildawati & Aulia Ulva
