Makassar, Estetika – Wakil Dekan Bidang Akademik (WD I) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) menjanjikan alternatif penyelesaian masalah bagi mahasiswa yang terkendala dengan dosen pembimbing, Selasa (17/10). 

Alternatif tersebut sejalan dengan isi pidato Rektor UNM, Husain Syam pada Wisuda periode Agustus 2023 lalu di Pelataran Pinisi UNM.

Dikutip dari YouTube Universitas Negeri Makassar, Rektor UNM, Husain Syam, menyampaikan bahwa pembina fakultas harus lebih memperhatikan mahasiswa yang terkendala dalam menyelesaikan masa studi dikarenakan dosen pembimbing.

“Kalau pembimbingnya tidak dapat menyelesaikannya cepat, ganti,” ujarnya.

WD I FBS, Iskandar, mengatakan bahwa mahasiswa tidak perlu ragu untuk melaporkan jika dosen pembimbing sulit ditemui dan dihubungi ketika hendak melakukan konsultasi.

Hal tersebut dimaksudkan agar kendala mahasiswa dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak birokrasi

“Jangan segan-segan melapor ke kami, nanti kami carikan solusinya,” katanya.

Senada dengan hal tersebut, salah seorang dosen pembimbing Jurusan Bahasa Inggris (JBI), M. Hasbi, menuturkan bahwa alternatif tersebut patut didukung karena menyangkut kepentingan masa studi mahasiswa.

“Saya pikir solusi yang ditawarkan oleh rektor cukup bagus,” terangnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pengimplementasian kebijakan tersebut harus melalui prosedur yang ada.

“Kaprodi jadi jembatan komunikasi, jika tidak menemui jalan keluarnya, maka diganti pembimbingnya,” tambahnya.

Menyambut hal itu, salah seorang mahasiswa, Nurfadillah Syamsi, menuturkan bahwa kebijakan tersebut membantu dirinya mengganti dosen pembimbing yang sulit dihubungi.

“Saya laporkan hal ini ke Kaprodi berdasarkan saran dari pembimbing,” jelas Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) tersebut.

 Reporter: Armi Fadilah