Parangtambung, Estetika – Bengkel Sastra (Bestra) Dewan Mahasiswa (Dema) Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia (JBSI) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) mengadakan TalkShow bertemakan “Bengkel Sastra dan Panggung Keabadian” via Live On Youtube, Facebook dan Instagram, Senin (28/9).
Kegiatan yang bertujuan untuk menyambut milad ke-25 tahun Bestra ini menghadirkan dua demisioner Bestra, yakni Abidin Wakur selaku Pendiri Komunitas Tobonga dan Ahmad Wildan Noumeiru selaku Direktur Celebes Film Festival sebagai Pemateri “Keabadian di bidang Seni”.

Pemateri Talkshow, Ahmad Wildan, mengungkapkan bahwa karakter memiliki peranan penting di dalam sebuah kesenian.
“Karakter berkesenian, ketika karakter sudah beres maka karya yang berkualitas akan hadir dengan sendirinya. Hasil itu relatif,” ungkapnya.
Senada dengan Wildan, Pemateri Talkshow lainnya, Abidin Wakur, berpendapat bahwa kreativitas tidak boleh berhenti dan harus terus maju dalam diri seseorang.
“Di awal-awal kepengurusan di Bestra itu tidak ada barang, sekretaris saja tidak ada, inventaris habis, kemudian kita mau pentas tidak ada dana dan tidak ada apa-apa sama sekali. Tetapi justru karena kreativitas yang tidak boleh berhenti, akhirnya kita berinisiatif untuk melakukan pementasan kita dalam kreativitas. Jadi kreativitas harus maju di diri kita,” jelasnya.
Di sisi lain, moderator Talkshow, Fitriansal Sinauleng, menyimpulkan bahwa berkesenian itu melangkah maju, bukan jalan di tempat.
“Kesimpulan saya bahwa proses itu bukan jalan di tempat karena banyak yang mengatakan bahwa saya sedang berproses tetapi ternyata dia jalan di tempat. Itu bukan sebuah proses, proses itu melangkah, bukan jalan ditempat,” tuturnya.
Reporter: AM 1 Estetika