Parangtambung, Estetika – Program Studi (Prodi) Bahasa dan Sastra Indonesia (BSI) dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah (PBSI) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar acara Seni Budaya Anak Negeri Indonesia Sulawesi Selatan (Sulsel), di Gedung Aula UPT SLB Negeri 1 Makassar, Sabtu (4/6).
Kegiatan ini menampilkan sepuluh pementasan, yakni dua sinema, motivator, nyanyi solo, drama, teatrikalisasi puisi, tari mappadendang, tari nusantara, dan puisi tessimellereng yang dihadiri oleh dosen serta beberapa mahasiswa dari luar UNM.
Dosen pengampu, Andi Agus Salim AJ, menuturkan bahwa para penampil harus bisa lebih baik dalam mengelola sebuah pertunjukan agar terlihat semakin menarik dan berkualitas.
“Mahasiswa harus memiliki kemampuan dasar untuk mengelola sebuah pertunjukan sehingga bisa mengolah pentas seni sampai tingkat internasional,” tuturnya.
Ketua Panitia, Rabilul Awal Febi, mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperlihatkan masyarakat mengenai budaya yang masih tetap bertahan di tengah zaman modern.
“Tujuannya yaitu adaptasi budaya karena sekarang banyak orang yang sudah melupakan budaya Bugis Makassar,” tuturnya.
Salah seorang tamu undangan, Laila Hidayati, memberikan apresiasinya kepada seluruh penampil pentas seni karena berhasil menampilkan pertunjukkan yang menarik.
“Secara keseluruhan itu mahasiswa sudah sukses membawakan acaranya,” ucap Mahasiswa Universitas Muslim Indonesia tersebut.
Reporter: AM 5 dan AM 6 Estetika
Editor: Rada Dhe Anggel
