Rilis, Pujananting – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Negeri Makassar (UNM) Kabupaten Barru menggelar seminar Program Kerja (Proker) di Kantor Desa Jangan-Jangan, Kecamatan Pujananting, Kabupaten Barru, Rabu (17/7).

Suasana seminar proker KKN-PPM UNM di Pujananting, Rabu (17/7). Foto : Rilis KKN PPM Kabupaten Barru

Kegiatan ini dihadiri oleh Rahmansyah, Kepala Desa Jangan-Jangan, dan masyarakat Desa Jangan-Jangan. Adapun empat proker wajib yang akan dilaksanakan di Desa Jangan-Jangan yakni pelatihan pembuatan pupuk bokashi, pengawet alami, briket, dan diversifikasi olahan gula merah.

Rahmansyah, Kepala Desa Jangan-Jangan, mengaku bahwa masyarakat Desa Jangan-Jangan menyambut baik mahasiswa KKN-PPM.

“Patut disyukuri karena kita dapat mahasiswa KKN yang ditempatkan di Desa Jangan-Jangan. Masyarakat Desa Jangan-Jangan menyambut baik, karena mahasiswa ini bukan orang lain. Masalah programnya itu soal kedua, yang harus kita tanamkan bahwa kita memiliki keluarga baru,” akunya.

Lebih lanjut, ia berharap agar Proker yang dilaksanakan mahasiswa KKN PPM UNM dapat berguna bagi pemerintahan.

“Diminta kepada masyarakat untuk memfasilitasi mahasiswa tersebut dan berikan ruang. Kami berharap ada pembenahan dan berguna bagi pemerintah terkhusus yang di Desa Jangan-Jangan,”ucapnya.

Suriyadi, peserta KKN PPM UNM, berharap agar mahasiswa tetap menjaga etika dan melaksanakan program kerja dengan baik.

“Semoga teman-teman tetap semangat untuk mengabdi dan diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap masyarakat. Tetap menjaga sikap dan hargai adat istiadat yang ada di daerah setempat. Semoga apa yang dicita-citakan dapat terlaksana dengan baik,” harapnya.

Rilis: KKN PPM Kabupaten Barru.