Rilis, Estetika – Mahasiswa Program Studi (Prodi) Business English Communication (BEC) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) melaksanakan kunjungan ke Madama Radio Makassar, Rabu (9/10) lalu.
Kegiatan ini merupakan bagian dari mata kuliah English for Journalism yang bertujuan memperkenalkan mahasiswa pada praktik langsung dunia penyiaran dan jurnalistik di era digital.
Sebanyak 12 mahasiswa terlibat dalam kunjungan tersebut yang disambut oleh Head Office Madama Radio Makassar Dian Kusuma.

Dalam kesempatan tersebut, Dian berbagi pengalaman seputar dinamika dunia penyiaran serta memberikan gambaran umum mengenai proses siaran radio.
“Gaya berbicara di radio tidak perlu dibuat-buat. Penyiar harus menjadi diri sendiri dan menyesuaikan gaya bahasa dengan karakter tamu yang hadir,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dian mengatakan bahwa dunia radio tidak hanya berfokus pada penyiaran tetapi terdapat peran penting dari berbagai pihak di balik penyiaran.
“Di balik siaran yang mengudara, ada peran besar dari produser, music director, tim marketing, sales, hingga editor yang berkolaborasi agar program berjalan lancar,” katanya.
Dalam sesi diskusi, Dian menjelaskan regulasi penyiaran yang ditetapkan oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Para penyiar diingatkan untuk menghindari penggunaan bahasa yang kasar dan memastikan konten tetap informatif serta beretika.
“Penyiar harus tahu detail tentang apa yang akan disampaikan dan siapa yang akan diwawancarai,” jelasnya.
Dian menyebutkan tahapan pelatihan yang harus dijalani selama tiga bulan sebelum penyiar resmi mengudara.
“Calon penyiar dilatih mandiri selama tiga bulan, mulai dari memilih lagu, membaca iklan hingga menyiapkan materi siaran,” sebutnya.
Selain itu, dia juga menuturkan bahwa memahami isi iklan merupakan keterampilan penting bagi seorang penyiar, karena waktu penyampaian iklan yang singkat menuntut ketepatan intonasi dan kefasihan berbicara.
“Seorang penyiar perlu memahami isi iklan agar dapat menyampaikannya secara alami. Karena durasinya singkat, penyiar dituntut berbicara dengan intonasi yang tepat dan lancar,” tuturnya.
Kunjungan ini tidak hanya memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa mengenai dunia penyiaran, tetapi juga memperkenalkan mereka pada upaya Madama Radio dalam memperluas jangkauan melalui platform digital seperti Noise dan Apple Music, serta siaran langsung di pusat perbelanjaan dan berbagai acara publik.
Rilis: Desmita Dien Pratama/Mahasiswa Prodi BEC Angkatan 2023