Makassar, Estetika – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Bahasa dan Sastra Indonesia (Sasindo) Dewan Mahasiswa (Dema) Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia (JBSI) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) mengadakan Literasi Pena via Zoom, Sabtu (19/5).
Kegiatan yang mengangkat tema “Lulusan Sastra Bisa Apa?” ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai pekerjaan yang sesuai untuk sastrawan dengan menghadirkan Jusiman Dessirua selaku pemantik dan diikuti oleh 50 peserta.

Pemantik, Jusiman Dessirua, menjelaskan pekerjaan yang sesuai untuk calon sastrawan selain menjadi penulis.
“Selain menjadi penulis, sastrawan juga bisa menjadi seorang jurnalis, konten kreator, penyiar, dan masih banyak lagi,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan bagaimana sastrawan yang terjun dalam bidang kritikus.
“Sastrawan yang bekerja sebagai kritikus ini lebih berat dibanding menjadi penulis karena ia harus lebih banyak membaca buku sastra, novel, buku kritikus, dan buku budaya,” lanjutnya.
Sementara itu, salah seorang peserta diskusi, Fadhlur Rahman, menyampaikan sebuah kutipan yang pernah didengarnya.
“Kalau kau mau kaya jangan pilih sastra, tapi kalau mau dapat kebahagiaan pilih sastra,” ujarnya.
Reporter: AM 2 & AM 6 Estetika