Makassar, Estetika – Birokrasi Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) memberikan tanggapan terkait sejumlah fasilitas yang rusak akibat penyerangan, Senin (2/10) lalu.
Diketahui kerusakan gerbang FBS, beberapa sekretariat Lembaga Kemahasiswaan (LK) dan sejumlah kaca jendela gedung DH dan fakultas yang pecah pada Jumat (15/9) lalu tak kunjung mendapat perbaikan hingga saat ini.
Menanggapi hal itu, Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan (WD II) FBS, Sultan, menerangkan bahwa pihaknya masih menunggu pertanggungjawaban pelaku penyerangan.
Sultan menyebut hal ini dimaksudkan agar pelaku menuai efek jera sehingga hal serupa tidak terulang kembali.
“Kita mau perbaiki tapi kan mereka yang merusak,” terangnya.
Di sisi lain, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan (WD III), Syamsu Rijal, mengatakan bahwa hingga kini belum ada hasil dari pihak kepolisian yang mengungkap pelaku penyerangan tersebut.
“Masih sementara dan belum ada hasil,” katanya.
Menyambut hal itu, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) DEUTSCH, Muhammad Ahksan, meminta birokrasi segera memperbaiki fasilitas, terutama sekretariat LK karena khawatir akan proses penyidikan yang lama.
“Lebih baik ditindak sekarang,” ucapnya.
Baca juga: FBS KEMBALI ALAMI PENYERANGAN: ANTISIPASI BERUPA LANGKAH TEGAS BIROKRASI SANGAT DIBUTUHKAN
Reporter: Veronika Rini Pala’langan & Armi Fadilah