Kabar Kampus

KEMBALI ADAKAN AKSI INTERNAL, BEM UNM DESAK BIROKRASI SELESAIKAN DISTRIBUSI ALMAMATER MABA

Makassar, Estetika – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Aksi Internal tepat pada pelaksanaan PKKMB tingkat universitas di Pelataran Gedung Pinisi UNM, Senin (11/8).

Berdasarkan data yang dihimpun BEM UNM dari setiap fakultas, dari total 11.213 Mahasiswa Baru (Maba) yang seharusnya menerima almamater, saat ini masih ada sekitar 400 mahasiswa yang belum mendapatkannya.

Suasana saat berlangsungnya aksi internal BEM UNM pada PKKMB tingkat universitas di Pelataran Gedung Pinisi UNM, Senin (11/8). Foto: Dokumentasi Pribadi.

Presiden BEM UNM, Syamry, menjelaskan bahwa aksi simbolik yang dilakukan merupakan bentuk kritik kepada pihak birokrasi, karena hingga saat ini tata kelola kampus belum dapat diselesaikan dengan baik.

Syamri mengatakan bahwa sebelumnya birokrasi telah menjanjikan akan menindaklanjuti persoalan sistem tata kelola secara cepat dan memastikan seluruh mahasiswa baru mendapatkan almamater.

“Kemarin katanya akan ditangani dengan cepat, nyatanya masih banyak mahasiswa baru yang sudah membayar dan mendapatkan kwitansi belum menerima almamater,” katanya.

Lebih lanjut, dia menyebut bahwa respons pihak birokrasi terkait hal tersebut justru menunjukkan adanya tindakan represif.

“Kami didorong, ditarik, dan pengeras suara kami diambil dengan dalih bahwa aksi ini mencemarkan nama baik kampus,” sebutnya.

Sementara itu, Menteri Kemahasiswaan BEM UNM, Resky, menuturkan bahwa tindakan represif yang dilakukan oleh pimpinan birokrasi sangat tidak mencerminkan demokratisasi.

“Tindakan tersebut tidak mencerminkan demokratisasi kampus,” tuturnya.

Reporter: Rizqa Febrialbar

Related posts

HMPS HAN SHI REN GELAR PELANTIKAN PENGURUS PERIODE 2022-2023

Editor - Aulia Ulva
August 25, 2022

RAIH IPK TERTINGGI, WISUDAWAN TERBAIK FBS: PRESTASI INI DIDEDIKASIKAN UNTUK ORANG TUA SAYA

Editor Estetika
September 30, 2020

OUTDOOR BKMJ LENTERA PERKENALKAN SENI DAN KREATIVITAS BAGI ANGGOTA BARU

Editor - Mutiara
August 10, 2025
Exit mobile version