Makassar, Estetika — Jurusan Bahasa Inggris (JBI) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Language, Outreach, Networking, Technology, AI, and Research Advancement (LONTARA) International Conference 2026 di Ballroom Teater Menara Phinisi UNM, Jumat hingga Sabtu (17-18/7).
Mengusung tema “Crossing Boundaries: Language, Literature, and Culture in the Age of AI and Global Interconnectivity”, LONTARA International Conference 2026 berkolaborasi dengan The 14th ELITE International Conference 2026 adalah konferensi akademik yang menjadi wadah untuk berbagi temuan terbaru di bidang linguistik, pendidikan, sastra, dan bidang AI oleh akademisi, mahasiswa, serta praktisi di seluruh dunia.

Kegiatan ini melibatkan 290 peserta dari berbagai kalangan akademisi baik dalam skala nasional maupun internasional.
Ketua Panitia, Andi Asrifan, menjelaskan bahwa pemilihan tema dikarenakan oleh perkembangan pesat AI dalam kaitannya dengan budaya, bahasa dan sastra.
“Era sekarang bukan hanya digital, tetapi telah memasuki babak baru yakni AI,” jelasnya.
Di sisi lain, Ketua Jurusan Bahasa Inggris, La Sunra, menuturkan bahwa output utama dari digelarnya LONTARA International Conference 2026 yakni hasil paper yang telah disajikan akan dipublikasikan dalam bentuk prosiding atau jurnal.
“Diterbitkannya paper sebagai bentuk motivasi bagi akademisi dan peneliti untuk tetap menulis, agar tidak hanya gagasan, tetapi juga fakta empiris penelitian yang disebar luaskan,” tuturnya.
La Sunra juga mengungkapkan bahwa LONTARA International Conference rencananya akan menjadi program rutin satu kali dalam dua tahun oleh Jurusan Bahasa Inggris.
“Rencananya akan digelar di Fakultas Bahasa dan Sastra pada tahun yang akan datang,” ungkapnya.
Kegiatan ini kemudian turut dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor UNM, Farida Pattitingi dan Sekretaris Direktorat Jendral Pendidikan Islam Kementerian Agama, Arskal Salim.
Reporter: Vanie Wirasti
JBI FBS UNM GELAR LONTARA INTERNATIONAL CONFERENCE 2026