Parangtambung, Estetika – Sekretaris Jurusan (Sekjur) Jurusan Bahasa Inggris (JBI) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) memperjelas adanya jadwal perkuliahan yang saling terbentur satu sama lain, Selasa (19/2).

Jadwal perkuliahan yang berbenturan ini menjadi permasalahan serius dan memberikan dampak kurang efisien bagi mahasiswa JBI. Misalnya tertundanya proses belajar mengajar, beberapa dosen tidak ingin pindah jadwal sehingga mahasiswa harus memilih mengikuti salah satunya, atau mahasiswa harus mengikut di kelas lain.

Sekjur JBI, La Sunra, menjelaskan bahwa jadwal perkuliahan telah diatur dengan maksimal.

“Solusi untuk masalah ini sebenarnya kami sudah antisipasi bagaimana supaya jadwal perkuliahan itu teratur maksimal dari senin sampai rabu karena kamis itu dan jumat kita manfaatkan untuk ujian proposal, hasil, tutup. Di sisi lain, misalnya ke depan kita akan adakan workshop atau rapat pembahasan RPS bisa kita pakai hari kamis siang atau jumat siang supaya perkuliahan tidak terganggu lagi,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa permasalahan jadwal yang bertabrakan dapat diselesaikan secara internal.

“Kami juga sudah menyampaikan di Grup dosen bahwa kalau bapak/ibu menemukan jadwal yang bertepatan tolong dibicarakan secara internal, kalau bisa diselesaikan dengan internal tanpa mengganggu jadwal itu lebih bagus,” tuturnya.

Di sisi lain, salah seorang Mahasiswa JBI FBS UNM, Fitri Okladis Dwi Saputri, mengungkapkan bahwa jadwal mata kuliah yang bertabrakan adalah hal merepotkan bagi mahasiswa.

“Jadwal kuliah bertabrakan ini cukup menyulitkan dan merepotkan bagi mahasiswa seperti kami yang mengambil mata kuliah pilihan dan bertabrakan dengan mata kuliah wajib. Hal itu dikarenakan kedua dosen terkait tidak bisa memindahkan jadwal mata kuliah karena sudah punya jadwal lain,” ungkapnya.

Reporter : A. Dian Islamiati