Parangtambung, Estetika – Pimpinan Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) tidak mengizinkan kegiatan Inaugurasi diadakan karena pandemi Covid-19 di FBS UNM, Rabu (2/6).

Dalam Dialog Kemahasiswaan tersebut mengahdirkan beberapa pimpinan fakultas, salah satunya Nensilianti selaku Ketua Prodi (Kaprodi) Bahasa dan Sastra Indonesia (BSI) yang melarang Inaugurasi diadakan karena beberapa alasan, yaitu:

  1. Sentra kampus adalah pembelajaran, jika pembelajaran masih bersifat online karena pandemi, maka kegiatan pun begitu;
  2. Banyaknya keluhan dari orang tua;
  3. Adanya pungutan liar;
  4. Proses mobilisasi dari kampung belum bisa dijamin.

Ketua Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (Maperwa), Muhammad Fardiansyah Irwan, membantah adanya pungutan liar.

“Kami luruskan bahwa itu bukan pungutan liar. Kami tidak menerima dana tersebut. Dana tersebut akan kembali ke mahasiswa untuk menggelar Inaugurasi,” bantahnya.

BACA JUGA: WAJIBKAN BELI BUKU, DOSEN MKU PKN AKAN DIBERHENTIKAN DI FBS

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tidak ada paksaan terhadap mahasiswa untuk mengikuti Inaugurasi.

“Kami tidak memaksakan mahasiswa 2020 untuk hadir di Makassar, istilahnya kami fleksibelkan saja. Sebelumnya juga sudah pernah berkegiatan, yaitu PRAKSIS yang lumayan banyak diikuti oleh maba, tapi alhamdulillah hal-hal yang ditakuti itu tidak terjadi,” lanjutnya.

Reporter: AM 5 Estetika