Kabar Kampus

FBS UNM AKAN KEMBALI TETAPKAN SISTEM PERKULIAHAN HYBRID LEARNING

Makassar, Estetika – Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) akan kembali menetapkan sistem perkuliahan hybrid learning 70% luring dan 30% daring untuk memenuhi tuntutan peraturan yang akan diterapkan setelah dilakukannya rapat di universitas.

“Peraturan yang telah dibuat akan segera diterapkan setelah rapat di universitas,” ucap WD I.

Wakil Dekan Bidang Akademik (WD I) FBS UNM, Sahril, menjelaskan bahwa alasan metode perkuliahan tetap dilaksanakan secara hybrid karena telah disediakannya fasilitas Learning Management System (LSM).

“Pihak kampus telah menyediakan LSM yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa dalam perkuliahan blended nantinya,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia juga mengatakan bahwa dengan diterapkannya sistem hybrid ini dapat memudahkan dosen untuk tetap melakukan kegiatan perkuliahan di mana pun mereka berada.

“Alasan kedua adalah jika dosen memiliki kegiatan di luar mereka tetap bisa menjalankan pembelajaran dengan mudah,” katanya.

Sementara itu, salah seorang mahasiswa, Nurhalisa, mengungkapkan bahwa keputusan kampus untuk menetapkan metode perkuliahan secara hybrid masih bisa dikatakan kurang efisien. Itu terbukti dari dua tahun belakangan.

“Kalau menurutku kurang efesien metode hybrid. Tidak menutup kemungkinan banyak mahasiswa yang lebih memilih untuk daring karena nyaman mi dengan kondisi rebahan sambil kuliah,” ungkapnya.

Reporter: Nurfadila Antika & Inka Indiarti R.

Related posts

PEMKOT MAKASSAR SAMBUT PESERTA KONGRES VI IMABSII

LPM Estetika FBS UNM
April 21, 2018

427 PESERTA IKUTI PEMBUKAAN TECHNICAL MEETING I PMP-OMK XXII

LPM Estetika FBS UNM
April 7, 2019

HIMA SOSIOLOGI FIS-H UNM GELAR POS SEBAGAI WADAH AKTUALISASI MINAT DAN BAKAT

Editor - Rada Dhe Anggel
August 14, 2022
Exit mobile version