Makassar, Estetika – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HIMAPRODI) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makssar (UNM) menyelenggarakan Bakti Sosial (Baksos) di Desa Damai, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Minggu hingga Minggu (29/1-5/2).
Mengusung tema “Menabuh Jejak Historikal di Bumi Nene’ Mallomo”, kegiatan ini merupakan bentuk pengaplikasian Tridharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat.
Ketua Umum HIMAPRODI PBSI, Andi Muhammad Aqshal, mengatakan bahwa tujuan dilaksanakannya kegiatan ini ialah untuk mengedukasi dan meningkatkan minat literasi masyarakat.
“Tujuan dari kegiatan ini ialah pengabdian kepada masyarakat agar dapat meningkatkan minat literasi dan pendidikan masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa baksos ini merupakan kegiatan rutin tiap tahunnya yang telah dilaksanakan di berbagai daerah di Provinsi Sulawesi Selatan.
“Kegiatan baksos HIMAPRODI PBSI mengabdi ini merupakan kegiatan tahunan. Tahun lalu di Kabupaten Bantaeng, Enrekang, Pangkep, dan berbagai daerah yang lain,” jelasnya.
Di kesempatan yang sama, Ketua Panitia, Fery Herdiansyah, menuturkan bahwa Desa Damai terpilih sebagai lokasi HIMAPRODI PBSI Mengabdi tahun ini karena memiliki letak yang stategis.
“Alasan memilih tempat tersebut karena Desa Damai sangat strategis untuk ditempati bakti sosial baik dari berbagai aspek yang menyeluruh,” tuturnya.
Reporter: Inka Indiarti R
