Rilis, Estetika – Mahasiswa Program Studi (Prodi) Administrasi Pendidikan (AP) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Talkshow Komunikasi Organisasi Pendidikan di Aula Keperawatan Poltekkes, Sabtu (29/11) lalu.
Kegiatan ini merupakan proyek akhir mata kuliah Komunikasi Organisasi dengan tema “Menjawab Pertanyaan Kuliah Untuk Apa dan Sarjana Bisa Apa?”.
Talkshow ini menghadirkan Herman Usman selaku VP Head of Sales Sulawesi PT. Indosat Ooredoo Hutchison sekaligus Professional Coach sebagai pembicara pertama, dan Anni Atiqah Mahdiyah yang merupakan Awardee Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) 2024, Pemuda Berprestasi Sulawesi Selatan 2025, serta Winner Duta Pemuda Kota Makassar 2024 sebagai pembicara kedua.
Pembicara pertama, Herman Usman, mengatakan bahwa transformasi industri menuju era digital dan kecerdasan buatan menuntut mahasiswa agar mampu beradaptasi dengan dinamika dunia kerja.
Herman menambahkan bahwa mahasiswa harus terus mengembangkan kemampuan, memperkuat komunikasi, dan meningkatkan adaptasi agar siap menghadapi tantangan masa depan.
“Terus berusaha, tingkatkan keahlian, dan asah kemampuan komunikasi serta adaptasi,” katanya.
Di sisi lain, pembicara kedua, Anni Atiqah Mahdiyah, menuturkan bahwa mahasiswa perlu aktif mengembangkan diri melalui organisasi, program beasiswa, dan kegiatan sosial, sehingga tidak hanya bergantung pada pembelajaran di kelas.
Lebih lanjut, Anni mengajak peserta untuk berani mengambil peluang dan tidak takut gagal dalam proses mengembangkan diri.
“Gagal berulang kali tidak masalah, yang penting jangan berhenti mencoba karena setiap usaha akan membuahkan hasil pada waktunya,” ujarnya.
Pada sesi tanya jawab, salah seorang peserta, Muh. Ikram, menanyakan cara agar tetap fokus pada tujuan kuliah di tengah tekanan dan ketidakpastian karier.
“Bagaimana cara agar mahasiswa mempertahankan tujuan kuliah yang jelas di tengah tekanan dan ketidakpastian dunia kerja?” tanyanya.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Herman mengatakan bahwa mahasiswa tidak hanya perlu mengejar gelar, tetapi juga harus mengutamakan pengembangan diri selama kuliah.
“Tekanan pasti ada, tetapi jangan jadikan alasan untuk berhenti. Kembangkan kapasitas diri karena dunia kerja menilai kemampuan, bukan hanya gelar,” katanya.
Rilis: Prodi Administrasi Pendidikan FIP UNM
