Makassar, Estetika — Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan (WD III) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) secara resmi melantik Pengurus Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (Maperwa) FBS UNM periode 2025–2026 di Ruang Senat FBS UNM, Senin (26/1).
Kegiatan yang mengusung tema “Merangkai Kepemimpinan, Menguatkan Kebersamaan” ini melantik sebanyak 14 anggota Maperwa dan dihadiri oleh berbagai Lembaga Kemahasiswaan (LK) di lingkungan FBS UNM.
Ketua Umum Maperwa FBS UNM, Nurul Aulia Mutiara Farli yang akrab disapa Bintang, menuturkan bahwa Maperwa hadir sebagai ruang bagi mahasiswa untuk menyalurkan aspirasi, kritik, dan saran terkait dinamika kelembagaan serta akademik di fakultas.
“Lembaga kemahasiswaan merupakan salah satu langkah yang dipilih mahasiswa untuk menyalurkan aspirasi, kritik, dan saran demi terciptanya kelembagaan dan akademik yang lebih baik,” jelasnya.
Lebih lanjut, Nurul Mutiara menekankan pentingnya peran lembaga kemahasiswaan sebagai penghubung antara mahasiswa dan pihak fakultas dalam menyampaikan aspirasi.
“Kita sebagai lembaga kemahasiswaan harus bisa menjadi jembatan untuk menyampaikan aspirasi mahasiswa itu sendiri,” ujarnya.
Sementara itu, WD III FBS UNM, Syamsu Rijal, berpesan agar mahasiswa tetap menjaga kualitas akademik dalam menjalankan roda organisasi.
“Itulah mengapa terdapat syarat IPK minimal 3,00, agar aktivitas organisasi tidak membuat akademik terbengkalai,” pesannya.
Reporter: Riska
