Kabar Kampus

DIMENSI PENA TAHAP AWAL HMPS SASINDO HADIRKAN ASLAN ABIDIN

Parangtambung, Estetika – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Sastra Indonesia (Sasindo) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) melaksanakan diskusi Dimensi Pena di Panggung Daeng Pamatte FBS UNM, Parangtambung, Makassar, Senin (9/4).

Diskusi yang diikuti oleh 45 mahasiswa dari Program Studi (Prodi) Sastra Indonesia dan masyarakat FBS lainnya mengusung tema “Bahkan Setelah Ku Mati, Tulisanku Masih Bernyawa”.

Aslan Abidin, saat memaparkan materinya didampingi Ita Apriani selaku moderator pada Diskusi Pena, Senin (9/4). Foto: Arifah Rizki/Estetikapers.

Aslan Abidin, selaku penyair sekaligus dosen FBS UNM, turut hadir sebagai pemateri serta didampingi oleh Ita Apriani, selaku moderator.

Diskusi tentang puisi ini merupakan tahap awal dari serangkaian tahapan diskusi Dimensi Pena. Ada beberapa puisi yang dibahas, salah satunya puisi karya Sukmawati Soekarnoputri yang tengah viral itu.

Aslan Abidin, meluruskan pemikiran negatif kaum awam mengenai puisi yang sedang kontroversi dikalangan masyarakat tersebut.

“Contohnya kalimat puisi dari Sukmawati yaitu Aku tak mengerti syariat Islam. Aku yang dimaksud itu bukan Aku sebagai penulis tetapi Aku yang bersifat aku lirik,” jelasnya.

Selain itu, Rostan Yuniardi, selaku Ketua Umum HMPS Sasindo, berharap agar kegiatan kali ini dapat membuat mahasiswa tahu akan pentingnya membaca dan menulis.

“Harapan saya dalam kegiatan kali ini adalah semoga teman-teman paham bahwa ruang diskusi itu penting serta paham akan pentingnya membaca dan menulis,” harapnya.

Reporter: AM 3 ESTETIKA

Related posts

ADAKAN KAJIAN KONTEMPORER, HMPS DEUTSCH BAHAS PELECEHAN SEKSUAL

Editor Estetika
April 30, 2021

TIM PARIWISATA BAKTI RISET LPM PENALARAN ADAKAN PELATIHAN BERSAMA IPPMB DI BARRU

LPM Estetika FBS UNM
August 29, 2019

HIDUPKAN BUDAYA LOKAL, AKSARA ADAKAN PENTAS KARYA XIII

Editor - Ahmad Ardiansyah
September 15, 2022
Exit mobile version