Makassar, Estetika – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) ACCESS Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Bahasa Inggris Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Exploration of Contemporary Issues with ACCES (EXCITE) via Google Meet, Kamis (12/6).
Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Etika dan Tanggung Jawab Sosial di Lingkungan Kampus” ini diikuti oleh 67 peserta.
Pemateri, Muh. Anugrah Syawal, menjelaskan bahwa membangun etika di lingkungan kampus sangat diperlukan agar mahasiswa memiliki jiwa sosial yang baik dan mampu berperan secara positif.
Lebih lanjut, dia menambahkan bahwa Kampus merupakan wadah pembentukan karakter mahasiswa yang berintegritas dan dapat menjadi teladan.
“Mahasiswa perlu membangun etika dan tanggung jawab sosial sebagai bentuk refleksi diri,” jelasnya.
Di sisi lain, salah seorang peserta, Fitrah, mempertanyakan pandangan yang menyebut kampus sebagai tempat pembentukan karakter, karena menurutnya fokus utama kampus adalah pengembangan pola pikir kritis dan integritas mahasiswa.
“Bukankah pembentukan karakter lebih ditekankan pada jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA)? Bagaimana kampus dapat dimaknai sebagai ruang bagi pembentukan karakter mahasiswa?” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, salah seorang peserta, Andry, menyampaikan bahwa tidak tepat jika pembentukan karakter dianggap selesai di jenjang SMA, karena proses tersebut bersifat berkelanjutan.
Menurutnya, mahasiswa yang berada dalam rentang usia 18 hingga 23 tahun masih berada pada fase dewasa awal, sehingga tetap memerlukan pembentukan etika dan penguatan karakter.
“Pembentukan karakter tetap relevan di perguruan tinggi dan berlangsung sepanjang hidup,” ujarnya.
Reporter: Rizqa Febrialbar
