Makassar, Estetika– Bengkel Sastra (Bestra) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) melaksanakan gladi menuju Festival Tari Mahasiswa Nasional (Variasi) 5 di Panggung Dg. Pamatte FBS UNM, Parangtambung, Makassar, Kamis (4/4).
Dalam kegiatan ini, Bestra menjadi salah satu diantara dua puluh pementas dari lembaga seni se Indonesia yang sebelumnya telah dinyatakan lolos kurasi. Dalam pementasannya nanti, Bestra akan mengangkat tema “Sesatjen” yang menceritakan tentang mengapa masih ada orang yang melakukan sesajen ketimbang memohon kepada Yang Maha Kuasa. Variasi 5 sendiri kali ini menjadikan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni dan Budaya Talas Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) sebagai tuan rumah pada kegiatan yang akan berlangsung pada Senin-Minggu (8-14/4) mendatang.
Sulfiani, Pimpinan Produksi, mengungkapkan bahwa Bestra berhasil menjadi salah satu pementas tahun ini setelah sebelumnya hanya sebagai delegasi di tahun sebelumnya.
“Tahun lalu itu kita cuman jadi delegesi, dan Alhamdulillah tahun ini di tuan rumah UKM Talas Unismuh kita lolos menjadi pementas. Tahap pertama itu kita mengumpulkan video. Ada beberapa lembaga yang mengumpulkan, cuma dua puluh lembaga yang diterima, salah satunya adalah Bestra,” ungkapnya.
Di sisi lain, mahasiswi semester enam tersebut menerangkan bahwa selama ini persiapan hanya terkendala di pendanaan dan waktu.
“Kami terkendala di dana karena mengikuti festival ini biaya registrasinya sangat banyak, dan dari waktu karena banyak mahasiswa jadi harus sesuaikan jadwal latihan. Alhamdulillah bisa kita bisa maksimalkan latihan malam,” jelasnya.
Di sisi lain, Muh. Mursyid Rahman, Kepala Suku Bestra, berharap agar Bestra dapat melebarkan sayapnya tak hanya di dunia teater, namun juga di dunia tari kedepannya.
“Harapan kedepannya semoga Bestra juga mampu mengkibarkan sayap di tari. Kan biasanya Bestra dikenal sama teaternya, semoga juga bisa dikenal dengan tarinya,” tutup mahasiswa yang akrab disapa Andro ini.
Reporter: AM 2 ESTETIKA