Kabar Kampus

BEM FBS UNM TURUT SOROTI PERAMPASAN HAK MASYARAKAT PULAU REMPANG

Makassar, Estetika – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) turut menyoroti kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) masyarakat Pulau Rempang dalam Aksi Kampanye di depan Menara Pinisi UNM, Senin (18/9).

Isu tersebut diangkat untuk menyuarakan penentangan terhadap pemerintah atas perampasan hak milik masyarakat Pulau Rempang yang terjadi pada bulan September.

Suasana berlangsungnya Aksi Kampanye di depan Pinisi UNM, Senin (18/9). Foto: Edward Tobi/Estetikapers.

Koordinator Lapangan (Korlap), Agus Fikram, menjelaskan bahwa hal tersebut penting untuk disoroti karena pematokan dan pengukuran lokasi pembangunan Eco City pada Kamis (7/9) lalu sangat merugikan masyarakat.

“Sebagai bentuk penolakan kami atas perampasan hak masyarakat Pulau Rempang oleh pemerintah yang tentunya menimbulkan kerugian,” jelasnya.

Ia menyebut tanah masyarakat dirampas dan diakuisisi oleh investor asing.

“Tanah mereka direbut orang asing,” sebutnya. 

Di sisi lain, seorang massa aksi, Andi Muhammad Farid, menuturkan bahwa kasus-kasus pelanggaran HAM termasuk Pulau Rempang akan terus disuarakan hingga mendapat tindak lanjut pemerintah.

“Kami pastikan isu pelanggaran HAM dan perampasan hak Pulau Rempang akan terus dilanjutkan,” tutur Menteri Sosial Politik BEM FBS UNM itu.

Reporter: Ayra Zalikha & Raodatul Jannah

Related posts

AHMAD IRFAN TERPILIH SEBAGAI KETUA UMUM HMPS PBA ‘ARSY

LPM Estetika FBS UNM
February 8, 2018

PRASASTI HMJ BAHASA INGGRIS ANGKAT TEMA KESUSASTRAAN DALAM KAJIAN X2LIT

Editor - Reski Fajria Rasding
April 20, 2025

MPAS MAESTRO GELAR WORLD ORIENTEERING DAY

LPM Estetika FBS UNM
May 24, 2017
Exit mobile version