Kabar Kampus

SKUTER LPM ESTETIKA BAHAS TINDAKAN REPRESIF BIROKRASI TERHADAP PERSMA

Makassar, Estetika – Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Estetika Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) membahas tindakan represif birokrasi terhadap Pers Mahasiswa (Persma) dalam Diskusi Kontemporer (Skuter) di bawah Pohon Aristoteles Kampus FBS UNM, Kamis (20/7).

Diskusi ini menghadirkan Arya Nur Prianugraha selaku BP Advokasi Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (PPMI) Nasional periode 2021-2022 sebagai pemateri.

Suasana diskusi di bawah pohon Aristoteles FBS UNM, Selasa (18/7). Foto: Kayla Zahra Prawoto Pribadi/ Estetikapers.

Pemateri Skuter, Arya Nur Prianugraha, mengatakan bahwa banyaknya tindakan represif yang dialami oleh Persma terjadi karena beberapa faktor, seperti tidak adanya payung hukum dan ketimpangan kuasa.

“Persma tidak dinaungi oleh payung hukum dan relasi kuasa yang timpang,” katanya.

Lebih lanjut, ia menambahkan PPMI telah membuat pernyataan terbuka dan melakukan permintaan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kementerian Pendidikan, dan Kebudayaan (Kemendikbud) serta Kementerian Agama (Kemenag) ke Dewan Pers untuk menaungi LPM dan merevisi UU Pers.

“PPMI membuat political statement, melakukan permintaan MoU ke Dewan Pers,” tambahnya.

Reporter: Kayla Zahra Prawoto Pribadi

Related posts

BEASISWA PELATIHAN JURNALISTIK BRITISH COUNCIL (FULLY FUNDED) DEADLINE 28 FEBRUARI 2018

LPM Estetika FBS UNM
February 23, 2018

BAHAS SADTEMBER KRISIS HAM, BEM FBS SEBUT AKIBAT NORMALISASI PELANGGARAN OLEH MAHASISWA

Editor - Nurul Dwi Anugrah
September 15, 2023

BESTRA BUKA PENDAFTARAN CALON ANGGOTA BARU TAARUF ALAM XXI

Editor Estetika
March 6, 2022
Exit mobile version