Kabar Kampus

SEMINAR NASIONAL PRODI PENDIDIKAN AKUNTANSI SOROTI EFISIENSI ANGGARAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP PENDIDIKAN

Makassar, Estetika – Mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomi Dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Makassar (UNM) mengadakan Seminar Nasional Pendidikan Akuntansi 2025 di Ballroom Teater Pinisi Lantai 3 dan Via Zoom, Senin (26/5).

Mengangkat tema “Antara Efisiensi dan Kualitas: Menakar Rasionitas Pemangkasan Anggaran” seminar ini bertujuan untuk menjawab maksud dari efisiensi anggaran biaya pendidikan yang dilakukan oleh pemerintah namun tetap ingin menjaga mutu dan kualitas pendidikan.

Adapun pembicara dalam seminar ini, yakni Dosen Universitas Muhamadiyah Jember Astrid Maharani, Bupati Kabupaten Jeneponto Pasir Yasir, Dosen FEB UNM Asmar, serta Content Creator dan CEO Bedabaik Rijal Djamar.

Suasana saat berlangsungnya Seminar Nasional Pendidikan Akuntansi 2025 di Ballroom Teater UNM lantai 3, Senin (26/5). Foto: Dokumentasi Pribadi.

Pembicara kedua, Asmar, menuturkan bahwa konsep efisiensi anggaran yang dilakukan oleh pemerintah merupakan bagian dari langkah strategis dalam merespons kondisi ekonomi yang terjadi.

“Konsep kebijakan efisiensi pemerintah adalah upaya dari langkah strategis dalam menyikapi kondisi ekonomi dan mendukung program prioritasnya,” tuturnya.

Sementara itu, pembicara pertama, Astrid Maharani, menjelaskan bahwa konsep efisiensi pengelolaan anggaran yang efektif dikutip dari UNESCO, yaitu perlu melalui beberapa tahap dimulai dari perencanaan, alokasi, pemanfaatan, dan evaluasi sumber daya.

“Penganggaran biaya pendidikan yang efektif itu melibatkan beberapa aspek untuk meningkatkan kualitas dan pemerataan pendidikan,” jelasnya.

Di sisi lain, pembicara ketiga, Rijal Djamal, menyebut bahwa terdapat lima aspek yang terdampak pada efisiensi anggaran pendidikan, di antaranya guru honorer, akses pendidikan di daerah, putus sekolah massal, dan kualitas pendidikan yang semakin menurun.

“Ada lima kemungkinan dampak efisiensi bagi pendidikan yaitu pemangkasan biaya pendidikan, pemecatan bagi guru honorer, sekolah daerah kesulitan bertahan, kurang bantuan bagi siswa miskin, dan kekurangan dana dapat berimbas pada kualitas pendidikan,” ujarnya.

Reporter: Salza Mariska

Related posts

JELANG PEMILIHAN MAWAPRES, FBS UNM IMBAU TIAP JURUSAN UTUS MAHASISWA TERBAIK

Editor - Gusdiana
March 27, 2023

MAHASISWA KKN REGULER UNM XXXIX GELAR SEMINAR PROKER DI BONE

LPM Estetika FBS UNM
October 19, 2018

MUSPRODI BECREAT TETAPKAN AZAKIR RAMADHAN SEBAGAI KETUA UMUM HMPS BECREAT PERIODE 2019-2020

LPM Estetika FBS UNM
December 25, 2019
Exit mobile version