Makassar, Estetika – Sekretaris Jurusan (Sekjur) Bahasa dan Sastra Indonesia (BSI) melantik 24 Pengurus Dewan Mahasiswa (DEMA) JBSI Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) periode 2024-2025 di Ruang Senat FBS UNM, Senin (14/10).
Sebelum dilantik, Anggota DEMA JBSI FBS UNM terlebih dahulu mengikuti lokakarya dan screening untuk menentukan penempatan pengurus di bidang sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.
Suasana berlangsungnya pelantikan pengurus DEMA JBSI FBS UNM periode 2024-2025 di Ruang Senat FBS UNM, Senin (14/10). Foto: Dokumentasi Pribadi.
Sekjur BSI, Usman, menuturkan bahwa makna yang terkandung dalam hymne DEMA JBSI harus diimplementasikan dalam program kerja.
“Nilai yang ada pada hymne harus tercermin dalam program kerja,” tuturnya.
Sementara itu, Presiden DEMA JBSI FBS UNM, Maulana Yunus, menjelaskan bahwa pelantikan tersebut mengalami keterlambatan akibat beberapa kendala yang tidak dapat dihindari.
“Pelantikan sempat ditunda akibat faktor internal,” jelasnya.
Di sisi lain, Demisioner Presiden DEMA JBSI FBS UNM, Adnan, mengatakan bahwa konflik dan perbedaan pendapat dapat menjadi refleksi dan bahan evaluasi bagi pengurus ke depannya.
“Perselisihan dan perbedaan pendapat itu hadir untuk membantu pengurus berpikir secara rasional,” katanya.
Reporter: Riska
